Dibalut ketakutan, kecemasan, dan patah hati, inilah yang Anda rasakan setelah putus cinta. Tidak hanya Anda, hampir semua orang pernah bergumul dengan rasa sakit karena putus cinta, tidak terkecuali sahabat Anda.
Sebagai sahabat, kehadiranmu mutlak diperlukan untuk melewati masa-masa sulit ini. Banyak ungkapan antusias yang Anda ucapkan untuk menghiburnya. Jika Anda sedang mencari tips ampuh untuk menghilangkan rasa sedih dan duka sahabat Anda, Anda bisa mencoba beberapa cara berikut ini.
vLove Regulation
Menurut ahli hubungan David
Bennet pemilik Double Trust Dating, dalam penelitian yang ia lakukan ke
beberapa kliennya saat sedang patah hati, ada tiga cara efektif untuk mengisi
kekosongan dan meningkatkan perasaan positif pada diri seseorang yang sedang
patah hati. Pertama, Love Regulation yakni mengalihkan perhatian dan
menghilangkan hal-hal negatif tentang mantannya.
"Mengalihkan pikiran dengan hal-hal lain membantu sahabatmu merasa lebih baik setelah putus cinta. Jadi ajaklah temanmu untuk jalan-jalan dan melakukan hal-hal yang ia suka" ujar Bennett, seperti yang dikutip dari Bustle.
v Tidak ikut menjelekkan mantan
Setelah putus, sahabat pasti akan curhat dan menceritakan semuanya, termasuk hal-hal buruk tentang mantan. Namun bukan berarti Anda, sebagai teman dekat, tanpa ampun melecehkan mantannya. Anda bisa mulai dengan mendukung dan mempercayai sahabat Anda bahwa dia akan segera menemukan pasangan yang ideal dan baik hati.
vKuatkan dia
Jika hubungan sahabatmu dan pasangannya berakhir karena perselingkuhan atau dicampakka, akan ada masa di mana sahabatmu merindukan mantannya dan ingin menghubunginya kembali. Ingatkan sahabatmu bahwa itu tidak baik untuknya, dan ia sudah berusaha keras untuk melupakan masa lalunya. Jangan hancurkan usaha tersebut hanya karena menuruti emosi dan kenangan sesaat.
vSarankan untuk tidak bermain sosial media
Terapi hubungan, Lauren
O`Connell, mengatakan salah satu hal krusial dan sulit untuk dilakukan saat
proses move on ialah menghindari sosial media terutama sosial media si mantan.
Katakan pada sahabatmu, jika ia
merasa ingin memblokir, mute atau menghapus sosial media dari ponselnya maka
lakukan saja. Semangati sahabatmu untuk tidak menyerah pada godaan dan
keinginan untuk ngepoin sosmed mantannya.
"Ini adalah langkah penting untuk diambil agar terhindar dari rasa sakit dan obsesi terhadap mantannya," ujar O'Connell.
vJadilah sahabat yang selalu ada saat dibutuhkan
Katakan kepadanya agar leluasa bercerita apa saja kepadamu dan sahabat-sahabatnya yang lain. Jadilah sahabat yang selalu ada dan mendukungnya kapan pun ia membutuhkan. Ini akan mempercepat proses pemulihan usai putus cinta. Sahabatmu akan merasa dicintai dan berharga karena ia dikelilingi oleh sahabat dan keluarga yang memberinya dukungan.
vBagikan pengalaman Anda saat putus cinta
Jika keadaan sudah mulai membaik,
katakan pada sahabatmu bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang pernah putus
cinta. Bagikan juga pengalamanmu ketika melewati proses tersebut. Ingatkan
dirinya bahwa ia enggak sendirian.
Ajaklah ia untuk bercerita dari
hati ke hati sambil makan es krim atau melakukan sesuatu yang ia sukai. Atau
kalian bisa nonton film sedih bersama dan menangis bersama untuk melupakan
perasaan.
"Putus cinta adalah luka yang kita sebagai manusia pernah mengalaminya. Putus cinta akan mengantarkanmu kepada kedewasaan, pemulihan hati, dan perubahan ke arah yang lebih baik. Meskipun menyakitkan, putus cinta adalah kesempatan untuk memulai sesuatu yang lebih baik dan menjadi lebih baik," lanjut O'Connell.

Komentar
Posting Komentar